Mahasiswa Arsitektur UII Presentasi di Seminar Nasional: Satu-satunya presenter mahasiswa


Titik Efianti

Pada tanggal 11 Oktober 2010, Jurusan Arsitektur ITS mengadakan Seminar Jelajah Arsitektur Nusantara 101010 dengan tema “Ke-Bhinekaan Makna dalam Arsitektur Nusantara”. Hebatnya, pada seminar tersebut, TITIK EFIANTI dari  Jurusan Arsitektur UII menjadi satu-satunya pembicara yang berstatus mahasiswa. Titik mempresentasikan paper PEMAKNAAN PENDOPO ATAP JOGLO DALAM ARSITEKTUR MODERN Studi Kasus : Pendopo Atap Joglo di Bandara Soekarno-Hatt. 

 

Pada acara seminar nasional itu, yang biasanya merupakan venue bagi para peneliti dan dosen arsitektur dari seluruh Indonesia, Titik membawakan makalah yang berhasil menembus proses review. Dalam abstrak makalahnya, dia mengungkapkan bahwa dalam arsitektur tradisional Jawa dikenal istilah pendopo yang merupakan bagian dari gugusan denah rumah Joglo. Pendopo dengan atap Joglo pada rumah tradisional Jawa berfungsi sebagai wadah sosialisasi penghuni dengan lingkungan sekitarnya. Pada masa modern sekarang ini, makna dan fungsi pendopo atap Joglo dipengaruhi oleh arsitektur modern yang tumbuh di Indonesia yaitu tidak lagi paten sebagai bagian dari denah rumah tradisional Jawa yang menjadi ruang sosialisasi, melainkan juga mengalami adaptasi fungsi sebagai bagian dari kebhinekaan Bangsa Indonesia serta berperan untuk menunjukan eksistensi bangsa.Studi kasus yang merupakan salah satu contoh adaptasi fungsi tersebut adalah pendopo atap Joglo di Bandara Soekarno-Hatta. Di pendopo di Bandara Soekarno-Hatta dimaknai sebagai bagian dari kebhinekaan bentuk arsitektur di Indonesia tetapi disesuaikan dengan masa dimana pendopo tersebut dibangun dan disesuaikan pula dengan fungsi yang ingin dicapai sebagai bandara.Selain itu, makna pendopo atap Joglo di Bandara Soekarno-Hatta tidak lagi sebagai zona publik seperti pada arsitektur tradisional Jawa, melainkan bergeser fungsinya menjadi zona privat diantara bangunan-bangunan umum yang ada.

Lebih jauh diskusi dan penghargaan dari dosen maupun teman dapat dilihat di jejaring sosial facebook berita ini. 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *