Sustainability Issues in a Global Context and The Concept of Green Architecture

Penyelenggaraan Kuliah Umum oleh Laboratorium Teknologi Kinerja Bangunan, Jurusan Arsitektur Fakultas Tehnik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia. Jum’at, 1 Oktober 2021 Kuliah Umum mata kuliah Architecture Design Studio 3 yang dimoderatori oleh Assoc. Prof. Dr. Ir. Sugini, MT., IAI., GP menyapa lebih dari 170 mahasiswa melalui Zoom. Kuliah umum mengangkat tema “Sustainability Issues in a Global Context and The Concept of Green Architecture” dengan menggaet Bapak Jarot Prasetyo S.T., GP sebagai Narasumber.

Jarot Prasetyo, S.T., GP juga merupakan alumni dari Arsitektur Universitas Islam Indonesia yang sudah cukup ekspert menjadi salah satu andalan dari pakar Greens Building dan menjadi orang kepercayaan pakar Building tools di GBCI. Tema “Sustainability Issues in a Global Context and The Concept of Green Architecture” akan menjadi materi penting para mahasiswa untuk mempertajam tema, yang nantinya penajaman bervariasi tergantung pemilihan lokasi.

Dengan kuliah umum ini Jarot Prasetyo ingin menanamkan kepada mahasiswa arsitektur UII, apa pentingnya kita merawat, melestarikan bumi kita tercinta ini. “Saat ini bumi kita sudah sangat rentan dan sudah tua, Factor perubahan iklim yaitu efek gas rumah kaca, pemanasan global, kerusakan lapisan ozon, kerusakan fungsi hutan, penggunaan chlorofluorocarbon (CFC) yang tidak terkontrol dan gas buang industry.” ungakap Jarot.

Dalam sesi tanya jawab, ada pertanyaan dari peserta yang menanyakan “material bangunan tinggi jika saya lihat kebanyakan menggunakan material kaca namun penggunaan kaca dapat meningkatkan urban heat island. Apakah ada alternatif material untuk bangunan tinggi pada fasad bangunan yang lebih ramah lingkungan?” Jarot Prasetyo mencoba menjawab, kaca sekarang sudah menggunakan tehnolog terkini, untuk efek urban heat island, kaca memantulkan cahayanya itu sendiri ke bagian lain ataupun ke atas, keatas pemanasan global, ke bawah menimbulkan efek glar pada orang yang melihatnya.

Kaca yang sekarang itu, ada kaca yang menyerap panas, jadi tidak memberikan efek panas pada bangunan dan kaca itu juga tidak memantulkan sinarnya secara full. “Teknologi apa lagi selain kaca, digunakan Wall Window to Ratio yaitu perhitungan antara dinding massif dengan dengan jendela itu diperhitungkan kemudian dan juga dilihat dari arah mata angin, apabila mendisain bangunan letak jendela tidak di timur ataupun barat, posisinya yaitu di utara ataupun selatan yang diposisi tersebut juga adanya angin sehingga bisa menghemat penggunaan AC”. pungkas Jarot Prasetyo. (NH-Oj)

Sketch and Experiencing Nature

Selasa, 5 Oktober 2021 kuliah umum Studio Desain 1 membahas tentang “Sketch and Experiencing Nature” yang dibawakan oleh Hanif Budiman, Ph.D. Dalam mata kuliah ini pembicara mengajak para mahasiswa untuk memaknai  dan melihat lingkungan sekitar sebagai tantangan dalam melatih mengembangkan sensitifitas nilai-nilai keindahan.

Sketsa dalam kegiatan pembelajaran secara umum memberikan keseimbangan antara seluruh sensor-sensor yang ada dalam tubuh bergerak dan tumbuh secara utuh. Tahap pemikiran dalam desain arsitektur yang dapat dilakukan dengan sketsa. Pertama ada observasi, dengan observasi kita bisa mendapat catatan tambahan dengan persepsi visual dan bentuk. Kedua sketsa imajinatif, sketsa ini bersifat bebas dan tidak memiliki patokan khusus. Ketiga ada sketsa representatif, merupakan sketsa untuk menjelaskan gagasan-gagasan yang solutif yang bisa digambarkan dengan diagram, simbol, atau anak panah.

Participatory Design Practices in Public Facilities

Kuliah umum kedua mata kuliah Desain Studio Arsitektur 1 (Architectural Design Studio 1) dilaksanakan pada hari Jumat, 1 Oktober 2021. Pembicara kuliah umum kedua ini adalah Sigit Kusumawijaya, M.Sc., IAI, GP merupakan seorang arsitek yang aktif dalam bidang urban designer asal Jakarta.

Di dalam kuliah umum, pembicara banyak memaparkan tentang Participatory Design Practices in Public Facilities. Beliau memberi contoh kasus participatory dalam tahapan perencanaan Taman Maju Bersama yang ada di Jakarta. Pada tahapan perencanaan, arsitek bersama warga merumuskan tujuan dan solusi bersama. Perlu ada konsultasi bersama warga secara berkala untuk mendapatkan tujuan perancangan yang baik. Setelah itu dilakukan penyempurnaan desain yang kemudian dikonsultasikan kembali bersama warga untuk mendapat desain akhir.

Participatory Design and Place Making Theories

Rabu, 29 September 2021 Lab Reka Rupa Ruang mengadakan kuliah umum mata kuliah Studio Desain Arsitektur 1 (Architectural Design Studio 1). Pembicara kuliah umum ADS1 kali ini adalah Faiz Hamdi Suprahman, MA yang merupakan lulusan China Academy of Art di Hangzhou, China.

Dalam kuliah umum, pembicara membahas tentang Participatory Design and Place Making Theories. Dalam pembahasannya, beliau mengemukakan tiga model proses desain antara lain intuitive method, rational/problem solving method, dan the participatory model.

Pembicara mengemukakan bahwa Participation Design adalah proses interaksi pendekatan warga atau pengguna untuk memiliki andil dalam desain dengan merumuskan masalah dan mencari solusi bersama.

Pengantar Kuliah Adicita Rancang Ruang

Kuliah umum mata kuliah Adicita Rancang Ruang (Breadth on Place Making) yang di laksanakan pada hari Senin, 27 September 2021 untuk mahasiswa reguler dan Kamis, 30 September 2021 untuk mahasiswa IP. Kepala Lab Reka Rupa Ruang, M. Galieh Gunagama, M.Sc menyapa para mahasiswa semester lima melalui zoom meeting. Kuliah umum ini membahas tentang pengenalan mata kuliah Adicita Rancang Ruang (Breadth on Place Making).

Stefy Anggraini, Ar., M.Arch. selaku koordinator pada mata kuliah Adicita Rancang Ruang memaparkan beberapa materi antara lain identitas mata kuliah, bentuk pembelajaran, capaian pembelajaran, jadwal perkuliahan, hingga produk akhir. Mata kuliah Adicita Rancang Ruang  terbilang baru di kurikulum 20.

Berikut adalah gambaran mata kuliah Adicita Rancang Ruang yang dibagi menjadi modul-modul pengetahuan. Dari setiap modul ada penilaian atau evaluasi pada Ujian Tengah Semester.

Arsitek Sebagai Pelestari Bumi

Penyelenggaraan Kulaih Perdana oleh Prodi Profesi Arsitek (PPAR) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) yang dilaksanakan pada Senin, 4 Oktober 2021 secara virtual menghadirkan sosok Ir. Bambang Eryudhawan, IAI yang kini menjabat sebagai ketua Dewan Arsitek Indonesia (DAI). Bambang adalah arsitek lulusan ITB pada tahun 1988 dengan minat pada bidang urban design, pelestarian cagar budaya dan juga sejarah. Kiprah beliau tidak diragukan lagi, pernah menjabat sebagai Ketua IAI Jakarta untuk 2 periode, Wakil Ketua II IAI Nasional, Sekretaris Majelis Kehormatan IAI Nasional dan masih banyak lagi.

Materi kuliah perdana yang dibawakan cukup dalam dengan tema pelestarian bumi, beliau mengungkapkan yang kabarnya perusak bumi adalah arsitek. “Salah tarik garis di gambar, konsekuensi di lapangan kita nggak tahu” jadi arsitek perlu paham benar tarikan garis kita bukan berdampak hanya pada kertas tapi di lapangan, tanah, bumi. Kalau kita ngawur itu merusak, tetapi kalau kita benar itu akan menambah kebahagiaan penghuni dan juga bumi kita, karena tanggung jawab sebagai arsitek itu besar.

Peran besar menyelamatkan bumi yang diemban arsitek menurut Bambang, menuntut seorang arsitek harus banyak literasi karena tantangan ke depan masyarakat yang kita hadapi hari ini kedepan adalah orang-orang yang harusnya literasi juga tinggi.

Arsitek yang Beradaptasi dengan Zaman

Semester baru telah dimulai di Universitas Islam Indonesia. Hari ini Selasa, 28 September 2021 kuliah perdana mata kuliah Portofolio Archipreneurship yang di koordinatori Ir. Tony Kunto Wibisono menyapa para mahasiswa semester ke tujuh melalui zoom. Kuliah perdana mengangkat tema ” Architecture and Entrepreneurship” menggaet Founder Indirakasa Architects Aditya Wijaya sebagai narasumber.

Aditya Wijaya yang juga merupakan alumni Arsitektur UII tahun 1999 saat ini fokus menjadi konsultan arsitek. Aditya memaparkan dan berbagi mengenai pengalamannya yang sudah menggeluti dunia Arsitek kurang lebih 20 tahun. Kiprah Aditya saat ini masih bekerja di PT Formula Land sebagai Arsitek Kepala, sembari membangun bisnis bersama istrinya di Indirakasa Arsitek.

Dia menceritakan bagaimana harus beradaptasi dengan perkembangan penggunaan aplikasi arsitek saat ini yang belum pernah dia jamah dibangku perkuliahan pada saat itu. Aditya juga berpesan pada mahasiswa Portofolio Archipreneurship apabila memilih sebagai arsitek harus siap menghadapi klien.

Sakapari Seri 8 Tahun 2021

Jurusan Arsitektur UII kembali lagi mengadakan kegiatan Seminar Karya dan Pameran Arsitektur Indonesia (SAKAPARI) untuk yang kedua kalinya di tahun 2021, dan berkolaborasi dengan Laboratorium Teknologi dan Kinerja Bangunan (TKB) pada Sabtu, 14 Agustus 2021. Seminar Seri ke-8 ini telah diselenggarakan secara rutin oleh Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik SIpil dan Perencanaan sebagai seminar nasional sejak tahun 2016.

Seminar SAKAPARI dihadiri oleh Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, Dekan FTSP UII Miftahul Fauziah, Ph.D, Ketua Jurusan Arsitektur Prof. Noor Cholis Idham, Ketua Program Studi dan Dosen Arsitektur UII.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wadah kepada akademisi, arsitek professional dan masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam sebuah pertemuan ilmiah dan menjalin ukhuwah insaniyah.

Tema – tema yang diusung dalam SAKAPARI 8 masih sama seperti sebelumnya yaitu Permukiman dan Urbanisme (PDU), Sains dan Teknologi Bangunan (STB), Arsitektur Digital dan Lingkungan Cerdas (ADL), Sejarah Teori dan Kritik Arsitektur (STK), serta Advokasi dan Profesi (ADP) dengan fokus pada berbagai latar belakang. Dari kelima topik tersebut semoga dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat tentang pemikiran kritis yang dihadapi pada lingkungan terbangun dengan penelitian-penelitian yang akan dipresentasikan pada seminar tersebut.

Dalam Sesi Panel SAKAPARI 8, Dr. Eng. Mochamad Donny Kurniawan, S.T., M.T sebagai Keynote Speaker telah menjelaskan tentang Sustainable Architecture dalam Perspektif Komprehensif. Dalam seminar ini juga mengundang narasumber yang merupakan akademisi sekaligus praktisi dan peneliti dari Laboratorium Teknologi dan Kinerja Bangunan yaitu Bapak A. Robbi Maghzaya, S.T., M.Sc. dan Bapak Wisnu Hendrawan Bayuaji, S.T., M.A.

Makalah yang diterima di dalam SAKAPARI 8 berjumlah 49 makalah yang tersebar pada 3 topik penelitian yaitu Teknologi Bangunan (STB), Permukiman dan Urbanisme (PDU), dan Sejarah, Teori, dan Kritik Arsitektur (STK).

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Rekrutmen DTPK

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuuh,
Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia dengan ini mengumumkan bahwa berdasarkan seleksi administrasi tanggal 26 Juli 2021, maka nama –nama pelamar calon dosen DTPK yang tercantum dibawah ini dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi selanjutnya.

Selanjutnya, kepada nama-nama tersebut wajib mengikuti seleksi berikutnya sesuai jadwal berikut:
Briefing pelaksanaan tes dilaksanakan tanggal 27 Juli 2021 pukul: 13.00-14.00 WIB

Demikian pengumuman ini kami sampaikan untuk menjadi periksa. Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami ucapkan terimakasih.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuuh.

FTSP UII MEMBUKA REKRUTMEN DOSEN TETAP PERJANJIAN KERJA

rekrutmen dosen arsitektur 2021

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia, membuka kesempatan untuk menjadi Dosen Tetap Perjanjian Kerja yang akan ditempatkan di Jurusan Arsitektur FTSP UII.

Kompetensi
– Teori dan sejarah Arsitektur
– BIM (Building Information Modeling)
– Desain arsitektur

Persyaratan
– Usia maksimal 35 tahun untuk S2, 50 tahun untuk S3 dan 50 tahun untuk S2 praktisi (STRA/ SKA Madya)
– Mengirimkan lamaran, CV, Ijazah dan transkrip nilai & portfolio
– Mengikuti seluruh proses seleksi (tes agama, kompetensi, wawancara loyalitas dan pengembangan karir)

Timeline Rekrutmen
24.07.2021 Batas Pendaftaran (Pukul 23.00 WIB)
26.07.2021 Pengumuman Seleksi Administrasi
28-29.07.2021 Proses Seleksi

Formulir:
bit.ly/FormDTPK2021

Unggah Berkas Lamaran:
bit.ly/UnggahBerkasDTPK2021